Se-tiang Waktu

Merapatlah pada tiang-tiang dingin disana, karena sesungguhnya duniamu itu adalah fana

Dinginnya kecewa menyeruak menghembus pilu ke pelupuk mata hingga pedih

Jelas jalanmu adalah salah, mengapa tetap berputar mengitari lingkaran yang sama?


Kenangan usang, ada berjuta rindu disana yang entah terwujud karena apa

Rindu akan mereka yang tak selamanya disisi

Kulihat alunan-alunan kebahagiaan sendu senyap merasuk jiwa

Seakan salah satu kekuasaanNnya tiada satu pun milikku

Seakan yang baik-baik itu… jauh dari jangkauanku

Seakan yang baik-baik tak disisakanNya satu untukku



Rindu pada mereka yang kini tak mungkin lagi, mustahil

Rasa ingin beradu tatap, kan kuizinkan membaca bahasa yang menguap diudara

Perasaan yang ada tanpa diminta

Kemudian ada pengertian tanpa berkata-kata

Ada bahu yang siap melindungiku

Ada senyum yang dahulu menerka-nerka duka dan menyibakannya


Kemana kah kaki itu melangkah?

Setelah sekian waktu aku bercumbu dengan benci

Masa-masa itu menghancurkanku


Naluriku ingin melihat kau kembali

Wajah ini, tatapan ini, tingkahku ini tak mampu membuatmu bertahan

Bersitegap pada harap


Dan yang kau tahu, sekian langkah aku menjauh

lengah dibawa sungai



Namun kau harus percaya bahwa kau memang kunanti.
0

copyright © . all rights reserved. designed by Color and Code

grid layout coding by helpblogger.com