Iris - Goo Goo Dolls


And I'd give up forever to touch you
'Cause I know that you feel me somehow
You're the closest to heaven that I'll ever be
And I don't wanna go home right now

And all I can taste is this moment
And all I can breathe is your life
When sooner or later it's over
I just don't wanna miss you tonight

And I don't want the world to see me
'Cause I don't think that they'd understand
When everything's made to be broken
I just want you to know who I am

And you can't fight the tears that ain't coming
Or the moment of truth in your lies
When everything feels like the movies
Yeah, you bleed just to know you're alive

And I don't want the world to see me
'Cause I don't think that they'd understand
When everything's made to be broken
I just want you to know who I am

And I don't want the world to see me
'Cause I don't think that they'd understand
When everything's made to be broken
I just want you to know who I am

And I don't want the world to see me
'Cause I don't think that they'd understand
When everything's made to be broken
I just want you to know who I am

I just want you to know who I am
I just want you to know who I am
I just want you to know who I am
0

Manusia di Pelupuk Senja

bahumu tak setegap biasanya
berjalan bimbang dengan tatapan seperti itu
kau seakan ragu bahwa ia yang Maha Berkehendak

lantas kau sandarkan peluhmu pada dinding dinding yang kau temui sepanjang jalan
kemudian aku, salah satu dari mereka
lalu langkahmu kian menjauh, mengapa?

jika kau pikir dinding dinding itu hanyalah benda mati yang tak merasa
dan dengan tanpa empati kau hinggap dimana saja, seperti lebah pada bunga
kali ini kau melabuh lagi, di perjalanan yang entah kemana
dan kau hilang tanpa suara

jika kau pikir dinding dinding itu hanyalah benda mati yang tak mampu berkata-kata
dan tak bisa mengeluarkan air mata duka

jika kau pikir dinding dinding itu hanyalah benda mati yang tak mampu bersandiwara
dan tak bisa berdendang jua

maka kau salah

lantas aku harus diam?
lantas aku harus membebaskanmu begitu saja?

langkahmu kian merapat senja, hingga tersisa bayangmu yang memanjang.. semakin jauh semakin gelap dan hitam
jingga keemasan disana, kemudian kau terdiam

adakah ambisimu untuk kembali?

kau bilang kau hendak membangun duniamu sendiri, dengan semangat dua juta warna dan senyuman yang tak pernah pudar dari ingatan?
kau bilang kau hendak membangun kerajaaanmu sendiri dengan superego yang lebih baik dengan emosi dan religi yang mampu menopang masa depanmu nanti?

namun kau katakan lagi bahwa kau ingin menjemput masa lalu
dan kini kau semakin merapat pada mentari jingga di ujung sana...

lantas aku harus diam?
lantas aku harus membebaskanmu begitu saja?

lekat-lekat kupandang dirimu dari sisiku, ku tahu tak mungkin untuk menarikmu kembali sebab aku hanyalah dinding-dinding dengan pijakan tak berdimensi
ku jaga lekat-lekat sebelum bayanganmu menghilang dalam ingatan

aku hanya mampu mengantarkan doa kepada yang Maha Esa, agar kau selalu dalam kasih-Nya

kemudian kini kau memandangan langit.


Kau tak ubahnya manusia di pelupuk senja.
0

Yang tak terduga

Mungkin dari sanalah hadirnya kebahagian, dari apa yang kita pandang tak biasa

awalnya aku menduga-duga, curiga, dan berprasangka.. sedemikian rupa.
tapi nyataya ia lah yang memberikannya senyuman nyata, menggelitik hatinya dangan gelak tawa.

mungkin itulah kebahagiaannya, hadir dari langkah yang tak disangka-sangka, dan dari gerak yang tak terekam oleh curiga.

bisa saja berawal dari hal yang dipandang"sebelah mata"
0

copyright © . all rights reserved. designed by Color and Code

grid layout coding by helpblogger.com