Gramedia dan Masa Remaja

masih teringat wangi kertas-kertas itu

halaman-halaman buku yang tertulis berjuta kata di atasnya,

berbalut bookcover imajinasi yang serasi


teringat masa-masa itu

sore-sore di hari sabtu

gramedia ku tunggu-tunggu

memandang jalan raya margonda di balik jendela lebar,

selembar demi selembar buku dibaca


tak ada dinamika hidup yang begitu mendera

tak ada yang membuatku beruban sebelum waktunya


dibandingkan hari ini, hari itu lebih sederhana


suasana tenang di gramedia, muda-mudi kesana numpang membaca

berebut kursi tanpa bicara

0

Merayakan kekalahan

autumn, 2024

Ketika memilih satu komitmen, artinya kita tengah berjuang membawa diri sendiri menuju garis finish. Finish artinya selesai, sukses. tapi, bagaimana jika gagal? sepakatkah jika kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda?

ada "perasaaan" kalah terdalam di lubuk hati atas setiap kegagalan.
dan berusaha mengabaikan perasaan "kalah" butuh kesabaran yang kuat.

kalah rasanya getir. seolah langkahmu kokoh, nyatanya rapuh.
nyatanya sesal itu ada. menyalahkan diri sendiri. perasaan payah,.. tidak mampu.
perasaan kalah, gagal pasti ada. harus diterima. harus diakui.
bukankah demikian?

tapi, apa yang membuatmu gagal? apa yang membuatmu kalah?

selain berjuang diatas diri sendiri tentu ada yang lebih tinggi, yaitu Qadar-Allah.
apabila telah ditakdirkan sesuatu, pada waktu tertentu. apabila Allah telah menghendaki, maka terjadilah.

selanjutnya, bagaimana mengelola hati agar ridho?

Angan-Ingin ku yang tertunda,
ku simpan dirimu baik-baik,
bulat dalam tekad. kuat dalam semangat yang diredam.

kuselimuti engkau dengan ikhtiar dan doa.
ku kunci engkau dalam ruang ridho dan ikhlas atas kehendak-Nya.

Tertunda, disimpan.
Angan-inginku, sampai jumpa diwaktu yang telah Ia tentukan.



0

copyright © . all rights reserved. designed by Color and Code

grid layout coding by helpblogger.com