Pesan tanah kepada langit

Ternyata,aku semakin tersadar
aku hanyalah bukan apa-apa diantara kalian
ternyata,hatiku semakin tersadar

aku bukanlah apa-apa diantara kalian
nyatanya,hatiku terlalu malu untuk menyadari
aku bukanlah sesuatu

faktanya,hidupku sendiri yang menjawab..
aku ingin,memisahkan diri dari kalian
membenahi rasa dan pikiran
menjadi seseorang yang baru diluar sana

nyatanya,aku berusaha menjadi seperti batu karang yang tegar
tapi disetiap rongganya,aku pun berairmata.


salah satu puisi dari buku harian
tuliskan disaat galau. (pastinya)

No comments:

Post a Comment

copyright © . all rights reserved. designed by Color and Code

grid layout coding by helpblogger.com