Jenuh

seketika hasratku muak tak berbendung
manis, telah menjadi hambar

jiwa-jiwa bidadari terbang meninggalkanku di sudut itu

dingin tak berselimut

aku menengadah memandang bulan

meresapi kehampaan

biarkan aku seperti ini dulu,sementara

sebelum bisikan itu menyuruhku berlari kembal

No comments:

Post a Comment

copyright © . all rights reserved. designed by Color and Code

grid layout coding by helpblogger.com