Cemburu

bisakah hanya aku yang memilikimu seutuhnya?
hingga dunia adalah kita
bisakah tak ada prinsipku yang kau tentang? maupun prinsipmu hingga menjadi kita

disini, diruang ini aku tuliskan
tiada sesiapa yang tahu
bisakah kau terima bahwa terkadang luka lupa rasanya pulih?
dan tak bisa kita mengukir diatas kayu yang rapuh

menolak kekuatan
penerimaan bahwa diri itu menjadi lemah
tapi, kami bukanlah orang yang tak bepikir
tak ada akibat tanpa sebab

tak bisa kah kau terima bahwa pulih itu tidak mudah?
kami tak bisa menyembuhkan luka dengan kaki tangan kami sendiri
kami tak bisa melupakan ditengah-tengah kesalahan yang merepitisi
kami tak mampu tertawa diatas ringkih

dari mana datangnya cemburu?
belarut-larut lantas menjadi kecewa dan berprosa mengajak mimpi buruk menari-nari dalam pikiran maupun hati
seketika mereka menguasai diri
dari mana datangnya lupa?
dari dunia yang meringkuk, merangkul penuh empati.

No comments:

Post a Comment

copyright © . all rights reserved. designed by Color and Code

grid layout coding by helpblogger.com